Musibah,kegagalan dan cobaan tentu akan selalu terjadi terjadi dalam kehidupan kita.misalnya kehilangan seseorang yang kita sayang atau ketika kita gagal masuk perguruan tinggi yang sudah kita impikan sejak lama.semua tentu menjadi hal yang tidak kita harapkan bukan? Lalu apakah mengalami musibah dan kegagalan juga berarti hidup kita gagal atau kita bodoh,bagaimana sikap kita menghadapi itu semua. Apakah kita akan menyalahkan keadaan? Atau menganggap bahwa kita memang pantas mendapatkan sebuah kemenangan atau kenikmatan. Jika dilihat dari sudut pandang filosofi teras atau stoisisme musibah atau kegagalan dipandang sebagai fakta objektif atau sesuatu yang memang terjadi atas kehendak alam,jadi ketika kita bersikap menyalahkan situasi maka kita menolak kehendak alam. Kata musibah,kegagalan,kebodohan sebenarnya hanyalah sebuah interpretasi dari pemikiran kita,kita menganggap semua itu adalah hal yang buruk dan tidak seharusnya kita mengalaminya. Tapi pe...